DIJAMIN TIDAK LUNTUR
Wan Abdul
adalah salah satu pedagang dari negeri Arab yang mencoba mengadu nasib di
Indonesia dengan membuka usaha sebuah toko kain. Dimana kain yang dijual adalah
berbagai macam kain, dari kain katun, semi sutra, sutra, wol dan lain-lain.
Adapun kain-kain tersebut selain produk lokal dari Indonesia ada juga yang
produk impor dari negaranya sendiri. Walaupun baru beberapa bulan dia tinggal
di Indonesia tapi dia sudah cukup mengerti apa yang diucapkan oleh orang
Indonesia dan bisa mengucapkan beberapa bahasa Indonesia walaupun dengan logat
kearab-arabannya serta toko kainnya sudah ramai pengunjung. Selain harganya
miring dibanding dengan toko kain yang lain, mutunya juga bisa dipertanggungjawabkan.
Sesuai dengan Slogan Bisnis Wan Abdul “Tidak ada barang yang menghianati
harga” sehingga toko Wan Abdul hampir setiap hari ramai pengunjung.
Pada suatu hari
toko Wan Abdul banyak pengunjung untuk membeli kain yang dijualnya, tampak
seorang pengunjung baru melihat-lihat sampel-sampel kain yang dipajang Wan
Abdul. Dan pandangannya tertuju pada sebuah kain impor dari Arab yang baginya
kain tersebut bermotif unik, selain itu juga di kain tersebut ada tulisan
“Dijamin Tidak Luntur”. Tanpa berpikir panjang pembeli tersebut minta Wan Abdul
untuk membungkusnya dan diapun langsung bayar sesuai dengan harga yang
ditawarkan oleh Wan Abdul. Pembeli pun pulang dengan merasa senang karena sudah
mendapatkan kain yang dia inginkan.
Keesokan harinya pembeli itu datang lagi, Wan Abdul merasa senang karena dia berpikir pasti pembeli itu akan membeli kain lagi dan pasti jumlahnya lebih banyak. Tapi ternyata dugaannya salah besar, karena ternyata sebaliknya. “Wan.. saya mau komplen” kata Pembeli, “memang kenapa pak, apakah kain itu sobek, berlobang atau tidak sesuai ukuran?” jawab Wan Abdul. “Tidak wan.. saya mau komplen.. di label kain itu kan ada tulisan Dijamin tidak luntur.. tapi ketika saya cuci ternyata luntur..., ini bagaimana?”. “Oooh begitu... jadi begini pak.. itu kan kain impor dari Arab jadi tulisan “Dijamin Tidak Luntur” nya, dibaca dari kanan ke kiri” jawab Wan Abdul dengan merasa tidak bersalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar